Bagi ibu hamil, menjaga kesehatan adalah sesuatu yang utama. Berbagai macam cara dilakukan, salah satunya adalah mengubah pola makan. Tahukah Anda bahwa mengganti nasi putih dengan singkong baik untuk kesehatan, khususnya ibu hamil.
Singkong merupakan perdu dari keluarga Euphorbiaceae dan memiliki peranan penting sebagai sumber makanan pokok bagi sebagian penduduk dunia. Lebih dari dua-pertiga dari total produksi tanaman ini digunakan sebagai makanan bagi manusia.
Manfaat singkong bagi kesehatan dapat ditilik dari kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Singkong memainkan peran penting sebagai bahan pokok karena kandungan karbohidrat yang tinggi.
Singkong juga dilaporkan mengandung beberapa senyawa bioaktif. Senyawa bioaktif sendiri merupakan senyawa kimia yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh manusia, termasuk dalam pencegahan kanker dan penyakit jantung.
Berikut ini adalah beberapa manfaat kandungan singkong yang baik untuk ibu hamil, di antaranya:
Menghindari risiko penyakit selama kehamilan
Sementara itu, vitamin B kompleks (B1, 2, 3, 5 dan 6) dalam singkong terdiri dari asam pantotenat, pridoksin, thiamin, asam folat dan riboflavin yang berfungsi meningkatkan metabolisme tubuh, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan energi.
Adapun vitamin C (30 mg dalam 100 gr) berperan membantu penyerapan manfata zat besi untuk ibu hamil dan menghindarkan risiko anemia. Selain itu, vitamin K pada singkong juga bermanfaat memperlancar proses kehamilan karena mengurangi penyebab morning sickness, mengatasi anemia, meningkatkan pertumbuhan tulang dan mencegah osteoporosis.
Pada akhirnya, semua kandungan yang terdapat pada singkong sangat baik untuk menjaga kesehatan ibu hamil, menjamin kelancaran aktivitas hingga mengurangi risiko-risiko penyakit yang umumnya datang pada masa kehamilan.
Menjaga sistem pencernaan
Membentuk sel darah merah
Meningkatkan sistem imun
Kaya kandungan antioksidan
Menjaga nafsu makan
Meski memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil, singkong mengandung zat kimia yang disebut glikosida sianogen. Bahan kimia ini dapat melepaskan sianida di dalam tubuh. Oleh karena itu, singkong harus disiapkan dengan benar sebelum dimakan untuk mencegah keracunan sianida.
Selain itu, mengonsumsi singkong secara teratur sebagai makanan diet di masa kehamilan dan menyusui juga kurang aman. Hal tersebut dapat menyebabkan cacat lahir dan memengaruhi fungsi tiroid pada bayi Anda.

Comments
Post a Comment