Salah satu upaya menjaga kesehatan ibu hamil adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah. Jika Anda bingung menentukan makanan apa yang tepat, tak ada salahnya Anda bisa mencoba makanan yang banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia yaitu terong.
Banyak kandungan nutrisi bermanfaat pada terong. Pada 100 gram terong memiliki 25 kilokalori dengan kandungan protein, karbohidrat, lemak, potasium, vitamin C, Vitamin B6, zat besi dan magnesium. Selain itu, ada pula kandungan asam klorogenat yang diyakini baik untuk tubuh.
Beberapa manfaat lain dari konsumsi terong di antaranya, menekan risiko penyakit jantung, mencegah diabetes, meningkatkan energi, serta menjaga kulit dan rambut tetap sehat. Sebuah penelitian mengungkapkan, asam klorogenat pada terong bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, ada pula manfaat lain seperti antioksidan, antivirus, serta mencegah kanker.
Selain beberapa manfaat di atas, terong juga memiliki manfaat bagi ibu hamil, antara lain:
Mencegah terjadinya cacat lahir
Selain asam folat, terong juga kaya akan vitamin C, niacin, vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin E, kalium, tembaga, mangan, dan zat besi yang menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh ibu dari dehidrasi.
Secara keseluruhan semua vitamin dan mineral yang terkandung pada terong mendukung perkembangan sel darah merah sekaligus perkembangan bayi menjadi lebih sempurna dan berfungsi dengan baik. Dengan demikian, bayi akan terhindar dari risiko cacat tabung saraf, seperti lahir dengan spina bifida.
Menangkal radikal bebas
Meningkatkan daya tahan tubuh
Selama kehamilan, ibu hamil harus meningkatkan daya tahan tubuhnya. Makan terong akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga ibu dan janin terhindar dari berbagai macam penyakit atau infeksi.
Mengurangi kolesterol jahat
Jadi, bila ibu hamil rutin mengonsumsi terong hal itu dapat mencegah berbagai risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti stroke atau serangan jantung.
Menjaga tekanan darah
Menunjang pertumbuhan janin
Mengatasi sembelit
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi terong tidak disarankan untuk orang yang memiliki kadar zat besi rendah, karena kandungannya dapat mengikat zat besi dan menghilangkannya dari sel. Konsumsi terong juga disarankan untuk dibatasi pada penderita gangguan ginjal, karena dapat memicu pembentukan batu ginjal.

Comments
Post a Comment